Pallet sering dianggap barang kecil dalam rantai pasok. Namun, kalau pallet datang terlambat, proses pengemasan, pemuatan, sampai pengiriman ke pelanggan ikut tertunda.
Satu keterlambatan saja bisa membuat barang menumpuk di gudang dan jadwal armada berantakan.
Masalahnya, supplier pallet yang berisiko telat sudah menunjukkan tanda-tandanya sejak awal. Sayangnya, banyak perusahaan baru sadar setelah pesanan terlambat datang.
Agar tidak mengalami gangguan operasional akibat keterlambatan pasokan pallet, simak tanda-tanda supplier pallet yang berisiko tidak bisa memenuhi pesanan tepat waktu berikut ini!
Kenapa Red Flag Supplier Sering Baru Terlihat Setelah Terlambat?
Saat memilih supplier pallet, hal yang menjadi pertimbangan utama adalah harga dan kualitas sampel. Namun, sayangnya, kedua hal tersebut belum cukup untuk memastikan supplier mampu memenuhi pesanan sesuai jadwal.
Kapasitas produksi, jumlah pesanan yang sedang dikerjakan, serta cara mereka menangani kendala produksi juga perlu diperhatikan.
Hal-hal seperti ini sebenarnya bisa mulai terlihat sejak komunikasi awal. Misalnya, supplier lambat merespons, tidak memberikan kepastian waktu produksi, atau jawabannya selalu berubah-ubah waktu ditanya soal stok dan jadwal pengiriman.
Jika tanda-tanda tersebut diabaikan, masalahnya akan terasa saat pesanan sudah berjalan dan pallet yang dibutuhkan belum juga tersedia.
Oleh karena itu, jangan hanya menilai supplier dari harga dan sampel produknya saja, ya. Cara mereka berkomunikasi dan memberikan kepastian sejak awal juga bisa menjadi gambaran tentang seberapa siap mereka menangani pesananmu.
Tanda #1: Respons Komunikasi yang Lambat atau Tidak Jelas
Salah satu hal yang bisa diperhatikan sejak awal adalah cara supplier berkomunikasi.
Bukan berarti supplier harus selalu membalas dalam hitungan menit, tetapi mereka seharusnya bisa memberikan informasi yang jelas terkait jadwal produksi dan pengiriman.
Estimasi Waktu Produksi yang Berubah-ubah tanpa Penjelasan
Coba perhatikan ketika supplier memberikan estimasi waktu pengerjaan.
Jika jadwalnya beberapa kali berubah tanpa penjelasan, kamu perlu mempertimbangkannya lagi. Apalagi jika perubahan tersebut baru disampaikan setelah pesanan berjalan.
Misal, kebutuhan seperti pallet kayu untuk ekspor, kepastian jadwal cukup penting karena keterlambatan produksi bisa ikut mengganggu proses pengemasan dan pengiriman barang.
Sulit Dihubungi Saat Proses Produksi Sedang Berjalan
Hal lain yang mesti diperhatikan adalah komunikasi setelah pesanan masuk. Supplier mungkin responsif saat menawarkan produk, tetapi mulai sulit dihubungi ketika produksi sudah berjalan.
Kondisi seperti ini bisa membuat buyer tidak tahu, apakah pesanan masih sesuai jadwal atau justru sedang mengalami kendala.
Tanda #2: Tidak Bisa Menjelaskan Kapasitas Produksi

Harga dan kualitas produk memang penting, tetapi jangan lupa memastikan supplier mampu mengerjakan jumlah pesanan yang kamu butuhkan.
Jawaban Kapasitas yang Terlalu Umum, tanpa Angka Jelas
Coba tanyakan berapa banyak pallet yang mampu diproduksi dalam sehari atau sebulan. Supplier berpengalaman harusnya bisa memberikan gambaran kapasitas produksinya walaupun jumlahnya berbeda tergantung jenis dan spesifikasi pallet.
Jika jawabannya cuma sebatas “bisa” tanpa penjelasan mengenai jumlah, waktu pengerjaan, atau kondisi produksinya, Anda akan kesulitan menilai kemampuan supplier dalam memenuhi kebutuhan pesanan.
Tidak Transparan soal Jumlah Order Lain yang Sedang Ditangani
Selain kapasitas produksi, tanyakan juga, apakah supplier sedang menangani pesanan lain dalam jumlah besar. Informasi ini memperkirakan antrean produksi dan waktu pengerjaan pesanan Anda.
Supplier yang tidak transparan mengenai beban ordernya dapat membuat buyer kesulitan memperkirakan kapan pesanan mulai dikerjakan dan selesai diproduksi.
Tanda #3: Tidak Punya Cadangan Kalau Terjadi Kendala Produksi
Kapasitas produksi yang besar belum cukup kalau supplier tidak memiliki langkah antisipasi saat terjadi gangguan. Pastikan supplier memiliki rencana cadangan untuk menjaga produksi tetap berjalan.
Hanya Mengandalkan Satu Lokasi Produksi
Supplier yang hanya bergantung pada satu fasilitas produksi berisiko mengalami keterlambatan ketika lokasi tersebut mengalami gangguan operasional.
Sejumlah pabrik pallet kayu di Indonesia yang memiliki lebih dari satu fasilitas produksi lebih fleksibel dalam menghadapi kondisi tersebut.
Tidak Punya Rencana Cadangan jika Bahan Baku atau Mesin Bermasalah
Tanyakan langkah yang akan dilakukan kalau bahan baku terlambat atau mesin produksi mengalami kerusakan.
Jika supplier tidak memiliki solusi alternatif, gangguan tersebut dapat menghentikan produksi dan menyebabkan keterlambatan pengiriman.
Tanda #4: Riwayat Keterlambatan yang Tidak Diungkapkan
Supplier yang sulit memberikan testimoni, referensi pelanggan, atau rekam jejak pengiriman harus diperiksa lebih lanjut. Terlebih bila supplier menghindari pertanyaan mengenai pengalaman menangani keterlambatan atau masalah pengiriman sebelumnya.
Karena itu, verifikasi riwayat kerja sama sebaiknya dilakukan sejak tahap seleksi. Panduan lengkap mengenai proses ini tersedia dalam artikel cara memilih supplier palet untuk kebutuhan ekspor ke Amerika Serikat.
Apa yang Bisa Dilakukan Kalau Sudah Terlanjur Bekerja Sama dengan Supplier Berisiko?
Ada beberapa langkah yang dapat diambil tim procurement yang terlanjur bekerja sama dengan supplier berisiko, di antaranya:
- Mencari opsi supplier cadangan sebelum ketergantungan pada satu pihak semakin besar.
- Meminta komitmen tertulis mengenai jadwal produksi untuk pesanan berikutnya.
- Mempertimbangkan diversifikasi supplier untuk kebutuhan volume besar, termasuk opsi dari distributor pallet kayu dengan jaringan produksi lebih luas.
Kenali Tandanya Sebelum Order Pertama!
Tanda-tanda risiko keterlambatan sudah terlihat sejak tahap awal kerja sama. Karena itu, komunikasi yang tidak jelas dan informasi yang sulit diverifikasi sebaiknya tidak diabaikan.
Sebelum melakukan komitmen dalam volume besar, pastikan kapasitas produksi, riwayat pengiriman, dan rencana cadangan supplier sudah terverifikasi.
Jika masih bingung menentukan supplier yang sesuai, Anda bisa mendiskusikan kebutuhan pasokan pallet kayu dengan tim BMR Pallets untuk mendapatkan informasi mengenai kapasitas produksi dan proses pemesanannya.
FAQ
Apa tanda paling awal supplier pallet berisiko terlambat?
Salah satu tanda yang sering muncul adalah perubahan estimasi waktu produksi tanpa penjelasan dan respons komunikasi yang melambat.
Bagaimana cara memverifikasi kapasitas produksi supplier pallet?
Verifikasi dapat dilakukan dengan meminta angka kapasitas harian atau bulanan, mengecek jumlah order lain yang sedang ditangani, serta menelusuri rekam jejak pengiriman sebelumnya.

