Fumigasi vs heat treatment sering dibandingkan berdasarkan harga perlakuan per pallet. Namun, total biaya penggunaan pallet juga dipengaruhi waktu proses, risiko penolakan barang, dan kebutuhan penanganan tambahan. 

Mengutip dari International Plant Protection Convention (IPPC), fumigasi dan heat treatment sama-sama diakui dalam standar ISPM 15 sehingga perbedaan biayanya tergantung cara kerja dan konsekuensi di lapangan.

Simak pembahasan selengkapnya berikut ini!

Dua Jenis Biaya Pallet yang Sering Tercampur

ilustrasi pallet kayu

Biaya pallet terdiri dari dua kelompok, yaitu:

  • Biaya yang pasti terjadi, yaitu harga pallet, biaya perlakuan, dan biaya dokumen.
  • Biaya yang mungkin terjadi, yaitu demurrage dan detention, penanganan ulang, pengiriman ulang, serta waktu tim yang terserap saat ada masalah. 

Perbandingan yang adil harus memasukkan keduanya.

Komponen Biaya Fumigasi

  • Biaya perlakuan dan jasa fumigasi. Proses yang melibatkan pihak ketiga dapat menambah tagihan di luar harga pallet.
  • Waktu aerasi dan koordinasi jadwal. Pallet perlu melalui tahap aerasi sebelum digunakan sehingga jadwal pengiriman harus disesuaikan dengan waktu proses tersebut.
  • Potensi penanganan ulang. Jika metode perlakuan tidak sesuai dengan persyaratan negara tujuan atau buyer, pallet mungkin perlu diproses kembali.

Komponen Biaya Heat Treatment

  • Energi dan operasional chamber. Biaya pemanasan dan pengoperasian ruang perlakuan menjadi bagian dari biaya produksi pallet.
  • Siklus proses terstandar. Jadwal perlakuan yang terencana memperkirakan waktu penyelesaian dan mengatur jadwal pengiriman.
  • Minim kebutuhan pihak ketiga tambahan. Jika heat treatment dilakukan sendiri oleh produsen pallet, koordinasi dengan penyedia jasa fumigasi terpisah tidak diperlukan.

Kerangka Menghitung Total Biaya per Pengiriman

Rumusnya:

Total biaya = harga pallet + biaya perlakuan + biaya dokumen + perkiraan biaya risiko

Dan perkiraan biaya risiko dihitung dari dua hal, yakni: besarnya biaya jika pengiriman tertahan × peluang hal itu terjadi.

Contoh Perhitungan (ILUSTRASI)

Satu kontainer 40 kaki berisi 20 pallet, dikirim ke negara tujuan yang meminta pemeriksaan di pelabuhan.

1. Hitung Biaya Pasti

KomponenFumigasiHeat Treatment
Harga pallet (20 pcs)Rp 200.000 × 20 = Rp 4.000.000Rp 260.000 × 20 = Rp 5.200.000
Biaya perlakuan (fumigasi, jasa pihak ketiga)Rp 800.000termasuk di harga pallet
Biaya dokumen perlakuanRp 300.000Rp 200.000
Total (lancar)Rp 5.100.000Rp 5.400.000

2. Hitung Biaya Jika Pengiriman Tertahan

Misalkan pallet fumigasi dipermasalahkan di tujuan dan kontainer tertahan 5 hari:

Biaya tambahanPerhitunganNilai
Demurrage dan detentionRp 1.500.000 × 5 hariRp 7.500.000
Penanganan ulang di tujuanRp 3.000.000
Waktu tim dan koordinasiRp 1.000.000
Total biaya tambahanRp 11.500.000

Total biaya fumigasi pada skenario ini: Rp 5.100.000 + Rp 11.500.000 = Rp 16.600.000. Jauh di atas Rp 5.400.000 untuk HT yang lolos tanpa masalah.

3. Cari Titik Impas

Selisih harga yang Anda hemat di fumigasi adalah Rp 300.000 per pengiriman. Biaya jika tertahan adalah Rp 11.500.000. Maka titik impasnya:

Rp 300.000 ÷ Rp 11.500.000 ≈ 2,6%

Ini artinya, selama peluang pengiriman tertahan akibat metode perlakuan di atas sekitar 2,6%, atau kira-kira 1 dari 38 pengiriman, heat treatment sudah lebih hemat secara rata-rata.

4. Lihat dengan Peluang yang Lebih Realistis

Misalkan peluang tertahan 5% (1 dari 20 pengiriman):

  • Fumigasi: Rp 5.100.000 + (5% × Rp 11.500.000) = Rp 5.100.000 + Rp 575.000 = Rp 5.675.000
  • Heat Treatment: Rp 5.400.000

Pada angka ilustrasi ini, HT lebih hemat sekitar Rp 275.000 per pengiriman. Selisihnya semakin besar apabila rute melibatkan banyak negara atau nilai barang tinggi karena biaya keterlambatan dan klaim ikut naik.

Cara Memakai Kerangka Perhitungan

  1. Isi harga pallet dan biaya perlakuan dari penawaran masing-masing supplier.
  2. Bertanya ke tim logistik terkait berapa tarif demurrage dan detention per hari di rute Anda dan berapa hari penahanan yang realistis?
  3. Taksir peluang tertahan. Jika belum memiliki data, uji dengan beberapa angka (1%, 3%, 5%) dan lihat di titik mana hasilnya berbalik.

Biaya Tersembunyi yang Sering Terlewat

Contoh di atas baru mencakup tiga komponen risiko. Sementara itu, di lapangan masih bisa terjadi:

  • Pengiriman ulang atau penggantian pallet di negara tujuan, termasuk ongkos kirim dan waktu tunggu.
  • Jadwal produksi buyer yang mundur, yang bisa memicu denda atau klaim.
  • Kepercayaan buyer. Memang tidak dihitung dalam rupiah, tetapi berdampak pada pesanan berikutnya.

Panduan untuk mencegah penolakan ekspor akibat ketidaksesuaian pallet dapat dibaca di artikel cara menghindari penolakan barang ekspor akibat pallet kayu.

Sementara itu, dampak penggunaan pallet yang tidak memenuhi standar sudah kami bahas dalam risiko pallet non-ISPM 15. 

Hemat di Harga Satuan Pallet, Belum Tentu Hemat di Total Biaya Pengiriman Pallet

Jangan hanya menghitung harga per unit, sebaiknya bandingkan juga total biaya pallet untuk setiap pengiriman.

Pertimbangkan pula biaya tambahan akibat penolakan barang dan keterlambatan yang menimbulkan selisih harga pallet, seperti ditunjukkan dalam ilustrasi di atas.

Ingin menghitung total biaya berdasarkan kebutuhan pengiriman sendiri? Anda bisa minta simulasi biaya pallet heat treatment dari tim BMR sesuai kebutuhan!

FAQ

Apakah pallet heat treatment lebih mahal dari fumigasi?

Harga pallet heat treatment per unit bisa lebih tinggi daripada pallet fumigasi. Namun, perbandingan biaya sebaiknya mencakup total pengeluaran per pengiriman, termasuk biaya keterlambatan dan penanganan ulang. 

Bagaimana cara menghitung biaya risiko pengiriman tertahan?

Kalikan perkiraan biaya jika tertahan (demurrage, detention, penanganan ulang, waktu tim) dengan peluang hal itu terjadi. Jika belum punya data, coba beberapa angka peluang dan lihat kapan hasilnya berbalik.

Apakah angka di artikel ini bisa dipakai sebagai patokan harga?

Tidak. Semua angka adalah ilustrasi untuk menunjukkan cara menghitung. Gunakan penawaran dan tarif Anda.

Mana yang lebih baik untuk ekspor ke banyak negara?

Heat treatment (HT). Sebab, metode ini tidak menggunakan bahan kimia dan berstandar ISPM 15 sehingga paling kecil risikonya untuk rute multi-negara karena tidak bergantung pada pembatasan fumigan setiap negara.