Pallet sering dianggap sepele, tetapi saat stoknya habis, proses pengemasan dan pengiriman barang bisa ikut terhenti. Keterlambatan kecil di bagian ini dapat berdampak pada jadwal kirim dan kepuasan pelanggan.

Karena itu, perusahaan perlu menyiapkan stok pallet cadangan yang cukup. Jumlahnya tidak boleh terlalu sedikit, tetapi juga tidak perlu berlebihan, jadi artikel ini akan membahas cara menentukan jumlah yang pas.

Mengapa Perusahaan Perlu Menyiapkan Stok Pallet Cadangan?

Stok cadangan berfungsi sebagai penyangga saat kebutuhan pallet melebihi perkiraan. Lonjakan pesanan, kiriman pemasok yang terlambat, atau pallet yang tidak lolos pemeriksaan bisa menghabiskan persediaan lebih cepat dari rencana.

Kalau stok habis, proses stuffing dan pengiriman bisa tertahan, dan pembelian mendadak menyita waktu tim pembelian dan gudang. Sebaliknya, stok yang terlalu banyak memakan ruang gudang dan menahan modal. Karena itu, jumlah cadangan harus pas.

Faktor yang Menentukan Jumlah Stok Pallet Cadangan

gudang pallet kayu

Ada lima hal yang perlu Anda pertimbangkan sebagai berikut:

1. Pola Permintaan dan Musim Puncak

Jadikan data volume pengiriman bulanan sebagai dasar utama perhitungan. Masukkan juga musim ramai, rencana produksi, dan kontrak baru, karena kenaikan permintaan biasanya diikuti kenaikan kebutuhan pallet. Eksportir juga perlu mencatat jadwal pengapalan, sebab pallet harus sudah siap sebelum stuffing.

2. Lead Time Pemasok

Lead time adalah jeda sejak pesanan dibuat sampai pallet tiba di gudang. Jeda yang panjang membuat kebutuhan cadangan pallet harus lebih besar untuk mencukupi pasokan selama menunggu kiriman.

Lead time juga dipengaruhi proses pembuatan pallet, yaitu seleksi bahan baku, pengeringan, pemotongan, penyambungan, perakitan, kontrol kualitas, heat treatment, sampai packing dan pengiriman. 

Untuk pesanan dengan spesifikasi khusus, waktu ini perlu dihitung sejak awal perencanaan. Pelajari selengkapnya di proses produksi pallet kayu.

3. Tingkat Kerusakan dan Reject

Pallet bisa rusak saat handling atau tidak sesuai spesifikasi saat diperiksa. Catat jumlah pallet yang rusak atau ditolak dalam beberapa bulan terakhir, lalu jadikan sebagai margin tambahan dalam perhitungan stok.

4. Jenis Pallet yang Dipakai

Pallet ISPM 15 untuk ekspor, pallet EPAL, pallet ASRS, dan pallet kustom memiliki waktu penyediaan yang berbeda. Pallet dengan ukuran atau kapasitas beban khusus sebaiknya dipesan jauh hari karena dibuat sesuai spesifikasi. 

Pallet kayu ISPM 15 custom dari BMR Pallets tersedia dalam berbagai ukuran dan spesifikasi, baik tipe 2-way maupun 4-way, untuk kebutuhan industri, gudang, dan ekspor.

5. Kapasitas Gudang dan Sistem Penyimpanan

Ruang penyimpanan menjadi batas atas jumlah stok yang dapat disimpan. Gudang dengan sistem pallet racking menempatkan pallet pada rak logam yang tersusun secara vertikal dan horizontal. Tinggi ruangan dan jumlah slot rak menentukan kapasitas pallet cadangan yang dapat disimpan.

Ukuran pallet juga harus cocok dengan rak dan forklift. Menurut panduan tips memilih pallet untuk gudang, kapasitas beban dan kesesuaian ukuran adalah faktor penting, karena pallet yang tidak cocok bisa rusak dan menambah risiko kecelakaan kerja di gudang.

Cara Menghitung Stok Pallet Cadangan

Rumus safety stock sederhana bisa dipakai sebagai titik awal, lalu disesuaikan dengan data pemakaian pallet Anda. Langkah-langkahnya adalah:

  1. Hitung rata-rata pemakaian pallet per minggu dari data 3 sampai 6 bulan terakhir.
  2. Catat lead time rata-rata dan lead time terpanjang dari pemasok, dalam satuan minggu.
  3. Tentukan pemakaian tertinggi per minggu pada periode tersibuk.
  4. Hitung safety stock: (pemakaian maksimum x lead time maksimum) dikurangi (pemakaian rata-rata x lead time rata-rata).
  5. Tambahkan margin untuk pallet reject atau rusak sesuai data historis.

Sebagai contoh, sebuah gudang memakai rata-rata 300 pallet per minggu dengan pemakaian tertinggi 450 pallet per minggu. Lead time rata-rata pemasok 2 minggu dan lead time terpanjang 3 minggu. 

Hitungannya: (450 x 3) dikurangi (300 x 2), hasilnya 750 pallet. Kalau tingkat reject sekitar 5%, stok cadangan menjadi sekitar 788 pallet.

Namun, angka ini hanya ilustrasi. Jumlah sebenarnya tergantung data perusahaan Anda. Sebaiknya ditinjau berkala karena pola permintaan dan lead time bisa berubah.

Cara Menjaga Kualitas dan Tata Letak Stok Pallet di Gudang

1. Kondisi Penyimpanan

Simpan pallet kayu di area yang kering dan beratap dengan tumpukan yang rata serta stabil. Misalnya seperti kayu pallet BMR yang dikeringkan hingga kadar air di bawah 20% untuk mengurangi risiko melengkung, berjamur, atau lapuk. 

2. Rotasi dan Pemeriksaan Berkala

Terapkan rotasi FIFO (first in, first out) agar pallet lama dipakai lebih dulu. Jangan lupa, periksa kondisi fisiknya secara berkala. 

Untuk pallet ekspor, pastikan tanda HT dan logo IPPC tetap terbaca. Tanda ini diberikan setelah heat treatment dan menjadi bukti kepatuhan terhadap standar ISPM 15.

3. Tata Letak Gudang

Jalur forklift dan area stok yang tertata membantu tim mengambil pallet cadangan dengan cepat. Penataan yang tepat juga mempercepat distribusi barang di gudang dan mengurangi hambatan handling harian. 

Simak selengkapnya di artikel tentang pallet racking warehouse.

Menentukan Stok Pallet Cadangan Bersama Pemasok

Pasokan yang lancar dari pemasok ikut menentukan seberapa besar cadangan yang perlu Anda simpan sendiri. Pemasok dengan kapasitas besar dan lead time yang stabil membuat cadangan bisa lebih kecil.

Seperti BMR Pallets, yang punya tiga fasilitas produksi di Karawang, Boyolali, dan Gresik dengan kapasitas lebih dari 100.000 pallet per bulan. Untuk pengeringan kayu, BMR punya 15 kiln-dry chamber berkapasitas 2.250 m³ per siklus yang diverifikasi Karantina Indonesia. 

Semua pallet ekspor menjalani heat treatment di pabrik BMR sendiri, tidak diserahkan ke pihak luar. Pengiriman ditangani lebih dari 10 unit armada milik BMR, dan bahan bakunya berasal dari pemasok kayu legal.

Hitung Stok Pallet Cadangan Anda dari Sekarang!

Tentukan jumlah stok pallet cadangan berdasarkan pola permintaan, lead time pemasok, tingkat reject, jenis pallet, dan kapasitas gudang. Gunakan rumus safety stock sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan data historis perusahaan agar jumlah cadangan lebih akurat.

Jangan biarkan kekurangan pallet mengganggu jadwal produksi dan pengiriman Anda. Yuk, segera konsultasikan kebutuhan pallet Anda dengan tim BMR Pallets untuk menentukan spesifikasi, jumlah, dan pasokan yang sesuai dengan pola operasional perusahaan!

FAQ

Apakah ada rumus baku untuk menghitung stok pallet cadangan?

Rumus safety stock bisa jadi titik awal, yaitu (pemakaian maksimum x lead time maksimum) dikurangi (pemakaian rata-rata x lead time rata-rata). Hasilnya disesuaikan dengan data pemakaian, lead time, dan tingkat reject di perusahaan Anda.

Apa risiko menyimpan stok pallet terlalu banyak?

Stok berlebih memakan ruang gudang dan menahan modal pada persediaan. Pallet kayu yang disimpan lama tanpa kondisi penyimpanan yang baik juga bisa turun kualitasnya.

Bagaimana cara menyimpan pallet kayu agar tidak berjamur?

Simpan pallet di area kering dan beratap, susun tumpukan rata dan stabil, lalu terapkan rotasi FIFO dan periksa kondisi fisiknya secara berkala.

Apakah stok pallet ekspor perlu diperlakukan berbeda dari pallet domestik?

Ya. Pallet ekspor harus memenuhi standar ISPM 15 dan diberi tanda HT serta logo IPPC. Tanda ini harus tetap terbaca saat pallet disimpan. Perencanaan stoknya mengikuti jadwal pengapalan agar pallet siap sebelum stuffing.

Kapan sebaiknya pesanan pallet kustom diajukan ke pemasok?

Ajukan sedini mungkin, yaitu saat ukuran dan kapasitas beban sudah ditetapkan. Waktu produksi bergantung pada spesifikasi, jumlah, dan jadwal pengiriman. Karena itu, lakukan konsultasi sejak awal dengan tim pemasok untuk menentukan waktu pemesanan yang tepat.