Kelancaran ekspor tergantung banyak komponen, salah satunya pallet kayu sebagai perlengkapan yang harus siap tepat waktu serta memenuhi standar negara tujuan.
Pallet kayu untuk ekspor wajib melewati perlakuan ISPM 15 sehingga pasokan yang tersendat bisa menggeser jadwal pengemasan hingga pengapalan.
BMR Pallets, produsen pallet dan kemasan industri dari PT Bumi Mandiri Resources, menyiapkan sistem produksi untuk menjaga kesinambungan tersebut.
Artikel ini akan membahas fasilitas, proses, kualitas, dan layanan pengiriman yang mendukung pasokan pallet bagi klien eksportir.
Mengapa Kontinuitas Pasokan Pallet Penting bagi Eksportir?
Kontinuitas pasokan pallet berpengaruh langsung pada kelancaran proses ekspor.
Jika pallet tidak tersedia sesuai jumlah dan waktu yang dibutuhkan, proses pengemasan dan stuffing bisa tertunda hingga menggeser jadwal keberangkatan barang.
Selain menjaga ketersediaan, eksportir juga perlu memastikan pallet yang digunakan memenuhi persyaratan ekspor.
Kemasan kayu seperti pallet harus mendapatkan perlakuan dan memenuhi standar ISPM 15 untuk mencegah penyebaran organisme pengganggu melalui material kayu.
Itu artinya, supplier tidak cukup hanya mampu menyediakan pallet dalam jumlah besar. Mereka juga perlu menjaga kapasitas produksi dan memastikan setiap pallet memenuhi persyaratan agar pasokan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.
Tiga Pabrik di Pulau Jawa untuk Menopang Kapasitas Produksi

Sebaran Lokasi Pabrik
BMR Pallets beroperasi sejak 2009 dengan tiga plant di Pulau Jawa, yaitu Karawang di Jawa Barat, Boyolali di Jawa Tengah, dan Gresik di Jawa Timur.
Sebaran ini memudahkan BMR melayani klien di kawasan industri, seperti Karawang, Bekasi, Cikarang, hingga Surabaya.
Kapasitas Produksi
BMR Pallets memiliki kapasitas produksi lebih dari 100.000 pallet per bulan dari tiga fasilitas produksinya. Kapasitas tersebut ditujukan untuk melayani pesanan rutin maupun lonjakan permintaan secara mendadak.
Proses manufakturnya juga dapat mengakomodasi pesanan sekali produksi hingga kebutuhan volume besar secara berulang.
Proses Produksi dari Kayu sampai Pallet Siap Kirim
Alur produksi di BMR Pallets kurang lebih sebagai berikut:
- Kayu meranti, rubberwood, atau albasia dari perkebunan Indonesia dikeringkan di kiln hingga kadar air di bawah 20%, agar tidak melengkung, berjamur, atau lapuk saat pengiriman jarak jauh. BMR punya 15 kiln-dry chamber yang diverifikasi Karantina Indonesia untuk proses ini.
- Pallet menjalani heat treatment pada suhu 56°C selama minimal 30 menit sesuai ketentuan ISPM 15.
- Setelah itu, pallet diberi tanda HT dan logo IPPC sebagai bukti siap ekspor.
- Pallet melewati pemeriksaan kualitas sebelum diserahkan ke klien.
- Pallet dikirim bersama dokumen pendukung.
Kontrol Kualitas, Sertifikasi, dan Layanan Pengiriman BMR Pallets
Sebelum diserahkan, setiap pallet melewati load test dan pressure test untuk memastikan ketahanannya. Kadar air dan dimensi pallet juga diperiksa.
Setiap order disertai dokumen berupa catatan heat treatment, sertifikat kadar air, dan verifikasi legalitas kayu. Kelengkapan dokumen ini membantu eksportir saat menghadapi pemeriksaan bea cukai dan karantina di negara tujuan.
Legalitas bahan baku ikut menentukan kelancaran pasokan. Seluruh bahan baku kayu BMR bersertifikat SVLK, yaitu sistem penjaminan legalitas kayu di Indonesia, sehingga klien di luar negeri tidak perlu ragu soal asal kayunya.
Selain SVLK dan ISPM 15, BMR mencantumkan standar ISO 9001 dan berlisensi dari European Pallet Association (EPAL) untuk memproduksi dan memperbaiki Euro pallet di Indonesia.
Pengiriman sering menjadi titik rawan keterlambatan, jadi BMR mengelola sendiri armada pengirimannya agar pallet dan boks tiba dengan aman sesuai jadwal.
BMR juga punya divisi fumigasi berlisensi dan layanan on-site packing, yaitu tim terlatih yang mengemas barang langsung di lokasi klien. Dengan layanan ini, eksportir bisa mengurus banyak kebutuhan kemasan lewat satu mitra tanpa koordinasi antarvendor yang panjang.
BMR sebagai Pemasok Pallet Ekspor dengan Spesifikasi Fleksibel
Setiap eksportir memiliki kebutuhan pallet yang berbeda, baik dari segi ukuran, desain, maupun jenis barang yang dikirim.
BMR Pallets menyediakan beberapa ukuran standar, seperti 1.100 × 1.100 mm untuk pasar Asia, 1.200 × 800 mm untuk sistem EPAL, dan 1.200 × 1.000 mm untuk kebutuhan pengiriman internasional.
BMR juga dapat membuat desain kustom, termasuk pallet dengan papan lebih tebal atau tambahan stringer, dengan tetap memenuhi standar ISPM 15.
Dari jenis konstruksinya, pallet 2-way menggunakan top deck board dan bearer, sedangkan pallet 4-way menggunakan stringer dan block.
Sementara untuk kebutuhan pasar Eropa, BMR juga menyediakan EPAL pallet berukuran 1.200 × 800 × 144 mm dengan 78 paku khusus sesuai spesifikasinya.
Selain pallet standar, BMR dapat menyediakan pallet ASRS untuk kebutuhan gudang otomatis dengan ukuran yang dapat disesuaikan.
Barang berukuran besar atau berat juga dapat menggunakan wooden box dan crate yang memenuhi standar ISPM 15.
Produk BMR Pallets telah dikirim ke lebih dari tujuh negara di Asia, termasuk Jepang, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Pengalaman tersebut mendukung kemampuan BMR dalam memenuhi kebutuhan spesifikasi pallet untuk berbagai tujuan dan pasar ekspor.
Jika eksportir membutuhkan spesifikasi atau desain pallet yang lebih khusus, tim teknis BMR juga menyediakan konsultasi langsung di lokasi untuk menentukan ukuran dan desain pallet yang sesuai.
Eksportir bisa memulai diskusi lewat formulir permintaan penawaran, email info@bmr-pallets.com, atau WhatsApp +62818600135.
Amankan Pasokan Pallet Ekspor Anda Bersama BMR Pallets!
BMR Pallets menopang pasokan pallet bagi eksportir lewat tiga pabrik di Pulau Jawa, kapasitas produksi lebih dari 100.000 pallet per bulan, dan 15 kiln-dry chamber yang diverifikasi Karantina Indonesia.
Kontrol kualitas, dokumen pendukung, bahan baku bersertifikat SVLK, dan armada pengiriman sendiri melengkapi sistem ini.
Bagi eksportir yang mencari pemasok pallet berstandar ISPM 15 maupun EPAL, tim BMR terbuka untuk berdiskusi soal spesifikasi dan kebutuhan pengiriman.
Mari konsultasikan kebutuhan Anda sejak awal agar perencanaan pasokan berjalan sesuai jadwal ekspor!
FAQ
Apakah BMR Pallets menyediakan dokumen heat treatment untuk setiap pengiriman?
Ya. Setiap order disertai dokumen berupa catatan heat treatment, sertifikat kadar air, dan verifikasi legalitas kayu.
Apakah BMR Pallets bisa membuat pallet dengan ukuran khusus?
Bisa. BMR menawarkan pallet kustom, misalnya dengan papan lebih tebal atau stringer tambahan, dan tetap menjaga standar ISPM 15. Ukuran standar seperti 1100 x 1100 mm, 1200 x 800 mm, dan 1200 x 1000 mm juga tersedia.
Berapa lama waktu produksi pallet ISPM 15 di BMR Pallets?
Waktu produksi bergantung pada spesifikasi, jumlah pesanan, dan jadwal pengiriman. Tim BMR akan menyesuaikannya saat konsultasi awal, jadi eksportir disarankan menyampaikan kebutuhan sedini mungkin.
Apa perbedaan pallet ISPM 15 dan pallet EPAL?
ISPM 15 adalah standar perlakuan fitosanitari untuk kemasan kayu yang dikirim lintas negara, dibuktikan dengan tanda resmi pada kayu. EPAL adalah standar Euro pallet dengan dimensi 1.200 x 800 x 144 mm yang bisa dipertukarkan dalam sistem pallet pool Eropa.
Ke negara mana saja pallet BMR Pallets diekspor?
Pallet BMR sudah dikirim ke lebih dari tujuh negara di Asia, termasuk Jepang, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

